Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Obesitas Di Usia Pertengahan Picu Kerapuhan

Obesitas Di Usia Pertengahan Picu Kerapuhan. JIKA Anda hampir memasuki usia pertengahan, ada baiknya lebih ketat dlm mengontrol berat badan. Pasalnya, para peneliti dari Finlandia menemukan, oarang-arang yg kelebihan berat badan atau obesitas di usia pertengahan, berisiko lebih tinggi menjadi rapuh dan rentan terserang penyakit di usia selanjutnya. Studi yg melibatkan lebih dari 1000 laki-laki ini juga menemukan, mereka yg mengalami penambahan berat badan di usia 40-an dan mengalami penurunan berat badan saat usia mereka lebih tua, berisiko tertinggi mengalami kematian dan penyakit lainnya. Risiko penyakit jantung yg dikaitkan dengan penambahan berat badan di usia pertengahan, terang peneliti, membuat laki-laki lebih rapuh, bahkan saat mereka tak mengalami gejala-gejala penyakit yg jelas. Dalam studi yg dipublikasikan di European Heart Journal ini, para peneliti mempelajari dan mengikuti perkembangan laki-laki tersebut mulai dari usia 25 hingga usia 70-an. Seperti yg telah diprediksi, partisipan yg mengalami penambahan berat badan usia 40-an mempunyai kondisi kesehatan yg lebih jelek dibandingkan dengan mereka yg tetap memiliki berat badan normal. Mereka yg kelebihan berat badan di usia pertengahan tetapi mengalami penurunan berat badan di usia selanjutnya memiliki risiko tertinggi mengalami kematian dan penyakit lainnya di usia 70-an. kelompok ini juga memiliki risiko penyakit kardiovaskular tertinggi di usia pertengahan. Sedangkan penurunan berat badan yg mungkin tak dilakukan dengan sengaja, terang peneliti, tak dapat dijelaskan dengan penyakit seperti kanker atau gagal jantung.

Sindrom kerapuhan Menurut pemimpin studi Dr Timo Strandberg, pola berat badan tak sehat di usia 40-an yg memicu kerapuhan di usia selanjutnya, dapat didasari oleh masalah-masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tahap awal. "Sindrom kerapuhan", yg mana orangtua sudah mengalami penurunan berat badan, melemahnya otot-otot, keletihan, bahkan kesulitan melakukan aktivitas fisik yg ringan sekalipun, menarik perhatian para peneliti. Kelihatannya hal ini biasa-biasa saja, terang Strandberg, tapi pada pasien-pasien ini tak ditemukan adanya alasan yg jelas, seperti kanker.

"Hal ini sangat penting sebab kerapuhan berkaitan dengan kematian dan kelumpuhan lainnya," terang dia seperti dikutip situs bbc.

Obesitas Di Usia Pertengahan Picu Kerapuhan Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.