Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Mimpi Buruk? Temukan Alasannya

Mimpi Buruk? Temukan Alasannya. PERNAHKAH Anda bangun pagi dengan pikiran yg masih dibayang-bayangi mimpi Anda selama tidur? Atau, pernahkah Anda terbangun di tengah malam sebab mimpi buruk? Dari mana sebenarnya datangnya mimpi-mimpi ini? Menurut para peneliti, mimpi-mimpi jelek biasa, merupakan cara otak membantu kita dlm meregulasi emosi-emosi negatif. Sedang mimpi yg mengerikan (nightmare) menggambarkan adanya kesalahan kecil dlm proses regulasi tersebut. Para peneliti dan orang-orang pada umumnya telah lama berusaha mencari jawaban mengenai fungsi mimpi sebenarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian di bidang psikologi dan aktivitas otak yg berkaitan dengan mimpi, telah menunjukkan kunci-kunci mengapa tidur kita seringkali dipenuhi dengan bayangan-bayangan yg aneh bahkan kadang-kadang menakutkan. Berdasarkan tulisan Drs. Ross Levin dan Tore Nielsen dlm journal Current Directions in Psychological Science, rangkaian mimpi-mimpi jelek merupakan bagian dari metode otak dlm mengolah emosi-emosi. Pada faktanya, terang mereka, pengaturan emosi mungkin merupakan fungsi utama dari tidur REM, tahapan tidur dimana sebagian besar mimpi kita muncul. Berbeda dengan mimpi-mimpi pada umumnya, mimpi yg mengerikan (nightmare), secara teknis, merupakan mimpi jelek yg dapat membangunkan kita dari tidur. Hal ini dapat terjadi saat proses regulasi emosi berjalan salah. Mimpi jelek bukanlah hal yg tak wajar. Studi-studi menunjukkan, sebagian besar mimpi kita bukanlah mimpi yg menyenangkan.

Mimpi-mimpi atau tahapan REM berfungsi buat mengolah memori-memori yg menakutkan. Dengan begitu sistem tak kewalahan. Sebagian dari ingatan kita akan dimasukkan ke dlm satu ruangan dan menyatu. Hal ini menempatkan mimpi-mimpi ini dlm satu konteks baru dan menyebarkan ketakutan yg ada. Studi-studi menunjukkan, dlm tahapan tidur REM, aktivitas di bagian tertentu otak, termasuk sistem limbic yg terlibat dlm proses pengaturan emosi, serta memori, naik dan turun secara drastis. Dalam mimpi yg mengerikan, pemimpi terbangun, mengganggu proses emosi. Dengan terbangun, menurut Levin, seorang psychologist dari Yeshiva University di New York, orang yg bermimpi tersebut merasa lebih baik. Tapi, lanjut dia, hal tersebut dapat memaksa hadirnya perasaan bahwa ancaman dlm mimpi itu benar-benar nyata. Sebagian besar orang pernah mengalami mimpi yg mengerikan, khususnya saat mengalami stres berat. Berdasarkan hasil penelitian, 85% orang dewasa pernah mengalami mimpi yg mengerikan paling tak sekali dalam

setahun."Mimpi yg mengerikan ini hanya akan jadi masalah jika masih mengganggu aktivitas orang tersebut di siang hari," terang Levin, seperti dikutip situs foxnews.

Mimpi Buruk? Temukan Alasannya Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.