Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Elektroakupunktur Lebih Diminati Para Dokter

Elektroakupunktur Lebih Diminati Para Dokter. SEBAGAI metode terkini sistem pengobatan tusuk jarum (akupunktur), metode akupunktur dengan menggunakan alat rangsang listrik atau lebih dikenal dengan istilah elektroakupunktur nampaknya lebih diminati oleh para dokter dan hampir semua Rumah Sakit di Indonesia. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Medik akupunktur (PDAI), dr. Kemas Abdurrohim,MARS,M.Kes,SpAk mengatakan, elektroakupunktur menjadi lebih diminati sebab beberapa faktor, antara lain sisi efisiensi pengobatan, efek khusus pada nyeri, relaksasi, sirkulasi darah dan otot, pengukurannya yg lebih obyektif, dan rangsangan yg diberikan dapat lebih kuat dan cepat dengan kerusakan jaringan yg minimal. "Ini yg membuat Elektroakupunktur ini banyak diminati para dokter, dan tentu juga pasien, ketimbang manual akupunktur," kata Kemas saat menjadi pembicara dlm Workshop Pertemuan Ilmiah Tahunan akupunktur Medik 2011, di Gedung Serbaguna RSPN dr. Cipto Mangunkusomo, Jakarta Pusat, Minggu (4/12). Selain itu, kata Kemas, dari sisi biaya, elektroakupunktur dengan manual akupunktur memang agak beda, di mana elektroakupunktur sedikit lebih mahal. "Tapi tak terlalu beda jauh dengan yg manual. Tentu sebab didukung peralatan juga ya. Selain dari tergantung jenis-jenis kasusnya juga," tandas Kemas, yg adl spesialis medik akupunktur di RSCM dan Rumah Sakit MH Thamrin, Jakarta tersebut. Ia menambahkan, sebab semakin banyak diminati, diharapkan para dokter harus terus belajar dan sedapat mungkin menjadi mahir dengan metode ini. Bagaimana pun kata dia, apabila elektroakupunktur ini dijalankan dengan serampangan, bukan tak mungkin menimbulkan efek samping tertentu. "Itulah makanya workshop ini kami adakan tiap tahun agar para dokter ini dibekali terus dengan pengetahuan dan keahlian akupunktur terbaru. Agar keamanan juga terjamin," tandas alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dan Universitas Indonesia tersebut. PDAI kata dia dlm waktu dekat juga akan melakukan study tour ke sebuah Rumah Sakit Pemerintah terbesar di Guangzhou, China guna mendalami lebih jauh lagi tentang pengoabatan akupunktur. Saat ini, PDAI beranggotakan 129 dokter spesialis medik akupunktur yg tersebar di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta di seluruh Indonesia. (*/X-12)

Elektroakupunktur Lebih Diminati Para Dokter Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Thomas Harming Suwarta.