Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Enam Risiko Operasi Kecantikan

Enam Risiko Operasi Kecantikan. OPERASI kecantikan (cosmetic surgery) mempunyai banyak risiko, dari mekanisme operasi hingga efek emosional dan psikologis. Memilih operasi kecantikan seperti pembesaran payudara dan angkat wajah (face lift) sangat memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri seseorang. Risiko oeprasi kecantikan beragam dari satu orang ke orang lainnya, bergantung kepada aspek dan sejarah kesehatan pasien. Sebagai contoh, pasien yg menderita penyakit tertentu seperti diabetes atau perokok berat cenderung lebih berisiko jika melakukan operasi kecantikan. Berikut beberapa risiko yg dapat dipicu oleh operasi kecantikan: Bekas luka. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya buat meminimalkan parut atau bekas luka ini, masalah yg satu ini masih tetap ada.

Status kesehatan. Jika dlm kondisi kurang sehat, risiko yg Anda hadapi selama operasi semakin besar. Jika mempunyai sejarah penyakit jantung atau kelebihan berat badan, Anda berisiko lebih besar mengalami komplikasi dari anestesi umum. Komplikasi tersebut dapat dlm bentuk stroke akibat peningkatan tekanan darah atau ritme jantung yg tak normal. Akan tetapi, kasus seperti ini jarang terjadi. Infeksi. Risiko infeksi setelah operasi kecantikan kurang dari satu persen dan antibiotik dapat mengurangi risiko ini secara dramatis. Akan tetapi, infeksi yg terjadi dapat serius. Orang-orang yg merokok, menggunakan steroid atau mempunyai gangguan vaskular berisiko lebih besar. Semakin lama operasi berlangsung dan semakin banyak darah yg hilang, risiko infeksi Anda juga semakin besar. Perdarahan berlebih atau perdarahan yg tak diharapkan. Perdarahan umum terjadi selama beberapa jam setelah operasi dan kadang-kadang dapat menyebabkan komplikasi. Darah yg mengental dan menumpuk di bawah kulit dapat menyebabkan kondisi yg dikenal dengan hematoma. Kondisi in ditandai dengan perubahan warna kulit luar menjadi kebiruan atau keunguan. Selain itu, teksturnya juga terasa agak keras. Area tersebut biasanya terasa sakit. Tapi, rasa sakitnya akan berkurang secara bertahap begitu mekanisme antipengentalan tubuh mulai menyerap darah yg terakumulasi di area tersebut.

Akan tetapi, jika kondisi tetap dan hematoma terus bertambah, maka akan menekan jaringan di sekelilingnya dan mengganggu aliran oksigen melalui darah di area tersebut. Hal ini dapat memicu kesemutan, pembengkakan, peradangan dan kematian kulit. Kondisi ini perlu segera ditangani buat mencegah risiko selanjutnya.

Enam Risiko Operasi Kecantikan Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.