Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Jaga Badan Selama Puasa

Jaga Badan Selama Puasa. Sebagian besar masyarakat Indonesia akan mengalami bobot tubuh yg meningkat setelah bulan Ramadhan, padahal puasa di bulan Ramadhan dapat dijadikan salah satu alternatif cara Anda buat berdiet. Menurut dr. Phaidon Lumban Toruan, MM, penulis buku Fat Loss Not Weight Loss, kenyataan meningkatnya bobot tubuh setelah puasa sudah menjadi hal yg tak mengagetkan lagi. "Padahal dengan berpuasa, kita dapat mengatur pola makan kita," ujarnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Phaidon memiliki tips buat Anda agar tetap langsing dan bugar setelah bulan puasa.
Ketika Anda berbuka, segerakan dengan makanan manis. "tentu hal ini tak asing di telinga masyrakat kita. Namun perlu di garis bawahi, hadist nabi buat berbuka yg manis bukan dengan minuman manis tapi dengan kurma dan madu," ujar Phaidon. Kurma, tambah Phaidon, mengandung mineral penting, fruktosa dan asam amino. Hampir semua kandungan yg ada di dlm kurma sangat bermanfaat bagi orang yg berpuasa. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan menu buah-buahan, "bisa buah yg di blender atau dimakan langsung," katanya.
Setelah berbuka dengan makan manis tadi, Anda dapat memulai makan berat Anda dengan menu kaya serat. "untuk nasi, gunakan beras merah," tambahnya. Jika lauknya hewani, buang bagian lemaknya. Tambahkan dengan sayur-sayuran. Menu buat sahur, Phaidon menyarankan buat mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, ubi, kentang, singkong. Karbohidrat kompleks memiliki efek mengenyangkan, ia diserap dan dicerna secara perlahan-lahan sehingga kadar gula dlm tubuh naik secara perlahan. "gula tubuh diolah menjadi energi buat beraktivitas di siang harinya, jika gula tubuh tak mencukupi maka tubuh akan mengambil lemak sebagai energi alternatif," katanya.
Selain itu, Anda dapat menambahkan susu tanpa tambahan pemanis (gula) sebagai menu sahur Anda. Phaidon juga merekomendasikan, buat melakukan olahraga paling tak 30 menit sebelum berbuka dengan aerobik ringan agar tubuh tetap bugar dan sehat. "Jika kita melakukan olahraga berat sebelum berbuka, gula darah yg ada dlm tubuh tak akan cukup. Jika dipaksakan, dapat pingsan," kata Phaidon. Dengan berolahraga sebelum berbuka, maka cairan tubuh yg hilang akan segera tergantikan ketika waktu berbuka tiba tak lama setelah olahraga selesai dilakukan.

Peran suplemen menurut Phaidon hanyalah sebagai tambahan dan pelengkap nutrisi yg tak didapatkan dari menu sahur dan berbuka kita. Untuk melengkapi menu sehat, Phaidon juga menyarankan buat mengonsumsi sayur dan buah yg tak dimasak (mentah) sebab nutrisi yg ada di dalamnya belum rusak oleh pemanasan saat memasak.

Jaga Badan Selama Puasa Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Purwanti.