Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Hindari Kosmetik Berpengawet Paraben

Hindari Kosmetik Berpengawet Paraben. PEREMPUAN dan produk kecantikan telah menjalin hubungan cinta yg berlangsung selama berabad-abad. Meskipun seseorang bilang tak bermake-up setidaknya ia menggunakan lipstick, lipgloss, parfum dan bedak supaya terlihat lebih menarik. Pada faktanya, berdasarkan laporan terbaru, sebagian besar kosmetik favorit yg kita gunakan merupakan perpaduan antara produk industri dan zat kimia berbahaya yg dapat merusak kesehatan. Pada beberapa kasus, produk kecantikan yg menjanjikan melawan penuaan justru membuat kita mengalami penuaan dini. Penelitian yg dilakukan Bionsen, perusahaan deodorant alami, menemukan bahwa penggunaan produk perawatan dan make-up menyumbangkan 515 zat kimia sintetis yg berbeda ke tubuh perempuan setiap hari. Selain itu, banyak juga perempuan yg menggunakan produk-produk pembersih rumah tangga yg telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari alergi dan sensitifitas kulit hingga masalah yg lebih serius seperti gangguan hormon, masalah kesuburan bahkan kanker.

Paraben, misalnya, yg didisain buat mengawetkan produk kosmetik Anda, merupakan salah satu pengawet yg banyak dipakai di dunia. Pengawet ini dapat ditemukan pada produk seperti shampo, gel rambut, dan body lotions. Tapi, penggunaan pengawet ini memicu kontroversi, sejumlah studi telah menghubungkan komponen ini dengan gangguan kesehatan serius termasuk kanker payudara, serta gangguan kesuburan pada laki-laki. Penelitian dari Prefectural University of Medicine menunjukkan bahwa beberapa paraben yg sebelumnya diyakini aman (seperti Methylparaben, may mutate) dapat menjadi racun saat terpapar sinar matahari, menyebabkan penuaan kulit dini serta meningkatkan risiko kanker kulit. Methylparabens dapat ditemukan pada lebih dari 16.000 produk, termasuk pelembab dan pasta gigi. Produsen kosmetik selalu mempertahankan diri dan menyatakan kalau paraben dapat diserap ke dlm tubuh. Tetapi, banyak peneliti yg tak setuju. Menurut Juru Bicara Bionsen Charlotte Smith, perempuan selalu tak sadar dan mengubah kebiasaan mereka seiring waktu, mulai dari kebiasaan mandi dan dandan sedikit hingga kebiasaan menggunakan pemutih, manicures teratur, mengubah alis dan menyambung rambut setiap hari. "Banyak teknologi baru, kosmetik generasi baru dan penanganan kecantikan yg menggunakan lebih banyak zat kimia buat mendapatkan hasil maksimal. Dengan kata lain, perempuan menggunakan lebih banyak zat kimia dibandingkan sebelumnya," tutur Smith, seperti dikutip situs dailymail.

Jika ingin terhindar dari zat kimia berlebih, ada baiknya mengurangi penggunaan produk kosmetik dan beralihlah ke produk organik atau alami. Selain itu, pastikan membaca label pada produk kecantikan dan perawatan sebelum membeli. (OL-08)

Hindari Kosmetik Berpengawet Paraben Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.