Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Olahraga Rutin Enyahkan Kanker Dan Risikonya

Olahraga Rutin Enyahkan Kanker Dan Risikonya. OLAHRAGA tak hanya akan membuat Anda merasa lebih segar dan mendapatkan tubuh ideal. Berdasarkan hasil studi terbaru yg dilakukan para peneliti dari Kuopio and Oulu universities di Finlandia, mereka yg berolahraga dengan intensitas tinggi berisiko lebih kecil menderita kanker dan meninggal akibat kanker tersebut. Olahraga seperti jogging, berenang, mengayuh dan permainan seperti squash dan sepak bola, menurut peneliti, dapat menurunkan risiko menderita kanker dan mengalami kematian akibat penyakit tersebut. Akan tetapi, studi tersebut juga menemukan, Anda harus berolahraga paling tak selama 30 menit sehari buat mendapatkan kegunaan tersebut. Dalam studi tersebut, para peneliti mengikuti perkembangan 2.560 laki-laki dari bagian timur Finlandia. Mereka rata-rata berusia antara 42 dan 61 tahun. Para partisipan ini tak mempunyai sejarah kanker. Mereka selanjutnya diminta mengisi kuesioner dan menjalani pemeriksaan fisik buat mengukur intensitas olahraga mereka. Para peneliti mengikuti perkembangan mereka selama rata-rata 17 tahun. Mereka mencapai usia rata-rata 53 tahun ketika para peneliti kembali melakukan follow-up. Intensitas olahraga mereka, menurut peneliti, diukur berdasarkan unit metabolik (MET atau metabolic equivalents of oxygen consumption). Jalan mempunyai intensitas rata-rata sebesar 4.2 MET, jogging 10.1 MET, berenang 5.4 MET, berkebun 4.3 MET, bersepeda ke tempat kerja setara dengan 5.1 ME, ski 9.6 MET, mengayuh 5.4 MET, main bola 6.& MET, senam, menari atau angkat beban setara dengan 5 MET.

Studi yg dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine ini menemukan, laki-laki yg rata-rata melakukan aktivitas dengan rata-rata intensitas 5.2 MET, paling tak selama 30 menit sehari, berisiko 50% lebih kecil mengalami kematian akibat kanker dibandingkan dengan mereka yg olahraga kurang dari intensitas ini. Faktor lain Hasilnya, menurut peneliti, tetap sama setelah disesuaikan dengan berbagai faktor risiko lain seperti usia, konsumsi alkohol, merokok, indeks massa tubuh dan asupan kalori. "Rata-rata durasi aktivitas fisik sebanyak 462 menit per minggu, atau hampir 8 jam," tutur pemimpin studi, seperti dikutip situs dailymail.

Olahraga intensitas tinggi, menurut peneliti, merupakan cara terbaik menurunkan risiko menderita dan meninggal akibat kanker, khususnya kanker paru-paru dan kanker gastrointestinal."Tingkat waktu luang dan bermalas-malasan tanpa aktivitas fisik sangat berkaitan dengan kematian akibat kanker."

Olahraga Rutin Enyahkan Kanker Dan Risikonya Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.