Kecantikan, Obat Herbal, Harga Herbal, Obat Kesehatan, Jamu Sehat Wanita, Cara Tips Sehat, Obat Tradisional Untuk Wanita, Hidup Sehat, Tips Sehat, Makanan Sehat, Diet Sehat

Enam Efek Samping Obat Tidur

Enam Efek Samping Obat Tidur. OBAT tidur yg diresepkan cenderung aman dan efektif membantu Anda mendapatkan tidur yg nyenyak. Hal ini berarti obat tidur tak selalu berbahaya jika digunakan dengan benar. Pada faktanya, para dokter menyatakan kalau pil yg diresepkan masih lebih aman dibandingkan obat yg dijual bebas di apotek (over-the-counter meds). Meskipun begitu, pil tidur yg diresepkan tetap dapat menimbulkan efek samping, khususnya jika menggunakan tipe dan takaran yg tak tepat buat Anda. Berikut beberapa efek samping yg umum dialami saat menggunakan obat tidur serta cara menghindarinya. Gejala mabuk. Menggunakan obat tidur dapat membuat Anda merasa kelelahan, kepala pusing, sakit kepala atau mual, serta susah bangun di pagi hari. Akan tetapi, terang Ralph Downey III, PhD, direktur Loma Linda University Sleep Disorders Center di Loma Linda, California, efek samping ini dapat dihindari. Menurut Downey, Anda tak akan mengalami gejala-gejala mabuk ini jika dokter telah meresepkan takaran yg tepat, dan Anda menggunakan obat sesuai dengan instruksi dari dokter. Bahaya heartburn (nyeri ulu hati). Sebuah studi yg dilakukan tahun ini menunjukkan kalau mereka yg menggunakan obat tidur (Ambien) lebih berisiko terbangun akibat serangan nyeri ulu hati akibat naiknya asam lambung ke arah kerongkongan. Aliran asam yg berlawanan arah ini dapat merusak kerongkongan. Kerusakan yg sama pada sel-sel yg melapisi tenggorokan akan meningkatkan risiko kanker kerongkongan. Ketergantungan. Pasien seringkali cemas menggunakan obat tidur sebab takut ketergantungan. Tapi, studi-studi menunjukkan kalau ketergantungan terhadap obat tidur semakin menurun seiring dengan ditemukannya jenis obat tidur yg baru. Peneliti menemukan kalau Rozerem, obat yg relatif masih baru, mempunyai efek yg paling sedikit dari semuanya, dan kelihatannya tak mengundang ketergantungan. Akan tetapi, ketergantungan masih mungkin terjadi jika menggunakan jenis obat lainnya, khususnya benzodiazepines.

Menggunakan obat tidur dlm jangka panjang dapat menyelubungi penyebab tak bisa tidur yg sebenarnya, seperti kebiasaan tidur yg jelek atau terlalu banyak stres. Jadi, daripada membiarkan diri bergantung pada pil tidur, ada baiknya menyelesaikan akar masalah penyebab tak bisa tidur Anda. Insomnia berantai. Salah satu hal terpenting buat diketahui mengenai obat tidur adl bagaimana dan kapan harus berhenti menggunakannya. Menghentikan penggunaan dengan tiba-tiba dapat menyebabkan tak bisa tidur berantai, artinya Anda mengalami gejala gangguan tidur yg sama bahkan lebih jelek tanpa penggunaan obat. Para pakar biasanya meresepkan takaran yg lebih rendah atau memberikan obat yg berbeda, hingga pasien siap buat tidur tapa bantuan obat. Rasa zat kimia di mulut. Pembuat Lunesta (eszopiclone) mengingatkan pasien mengenai efek samping yg umum berupa rasa pahit dan rasa seperti zat kimia di mulut. Efek samping seksual. Menurut Downey, obat tidur Rozerem berinteraksi dengan hormon-hormon."Rozerem merupakan saingan melatonin, jadi obat ini meningkatkan kadar melatonin sekitar 16 kali dari normal di otak."Peningkatan melatonin ini akan membuat Anda tidur, tapi juga dapat mengganggu kadar testosteron. Hal ini dapat mengubah dorongan seksual serta siklus menstruasi Anda. (OL-08)

Enam Efek Samping Obat Tidur Sumber dan hak cipta MediaIndonesia.com , Penulis Ikarowina Tarigan.