“Dampak Negatif Teori Penyatuan Agama Terhadap Islam Dan Kaum Muslimin” ketegori Muslim.

Dampak Negatif Teori Penyatuan Agama Terhadap Islam Dan Kaum Muslimin

Kategori Propaganda Sesat

Jumat, 28 Mei 2004 07:44:02 WIB

TINJAUAN HISTORIS TEORI PENYATUAN AGAMA DAN BEBERAPA KASUS YANG BERKAITAN DENGANNYA

Oleh
Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid
Bagian Kelima dari Enam Tulisan [5/6]

DAMPAK NEGATIF TEORI PENYATUAN AGAMA TERHADAP ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN

Aksi nekad tersebut menimbulkan beberapa dampak negative diantaranya.

[a] Tersamar garis pemisah (antara muslim dan kafir). Dari satu sisi kehormatan kaum muslimin luntur dan dari sisi lain hilanglah rasa benci terhadap orang-orang non muslim.

[b] Paus Paulus II memproklamirkan diri sebagai pemimpin spiritual seluruh agama dan sebagai pembawa risalah perdamaian internasional bagi umat manusia.

[c] Paus Paulus II menetapkan tanggal 27 Oktober 1986 M sebagai Hari Raya bersama seluruh agama dan menetapkan tanggal 1 Januari sebagai Hari Persaudaraan.

[d] Dikarang sebuah nasyid yg dikumandangkan bersama, mereka namakan : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œNasyid Ilahi Yang Maha Esa, Rabb dan Bapaà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ .

[e] Diselenggarakan berbagai seminar tentang propaganda teori tersebut, didirikan yayasan-yayasan serta perkumpulan-perkumpulan yg menyeru kpd propaganda penyatuan agama. Lalu diadakan kongres dan pertemuan diantara :

[1]. Pada tanggal 12-15 Februari 1987 M diselenggarakan Muktamar Ibrahimi di Cordova, yg dihadiri oleh beberapa orang Yahudi, Nasrani dan beberapa orang yg mengaku muslim dari kalangan Qadiyaniyah dan Ismailiyah. Tema muktamar tersebut ialah dialog internasional untuk persatuan agama Ibrahimiyah. Panitia penyelenggara muktamar ini ialah sebuah universitas di Cordova bernama à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Universitas Cordovaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ dgn membawa misi penyatuan agama di benua Eropa. Dinamakan juga à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Markas Ilmu dan Kebudayaan Islamà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ atau disebut juga à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Markas Cordova bagi Penelitian Ilmiah Agama Islamà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢.

Ketua muktamar tersebut ialah seorang Nasrani bernama Rojih Jaruudi. Poin penting yg dihasilkan dalam muktamar tersebut ialah kesepakatan ada kerja sama dan pertemuan antara pemeluk-pemeluk agama. [1]

[2]. Pada tanggal 21 Maret 1987 M didirikan sebuah yayasan internasional yg menghimpun orang-orang yg beriman kpd Allah di seluruh dunia bernama : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Persatuan Orang-orang Berimanà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢.

[3]. Pada musim panas tahun 1987M didirikanlah Organisasi Pemuda Beragama.

[4]. Pada bulan April tahun 1987M didirikan sebuah yayasan bernama : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Persatuan Umat Manusia.

[5]. Organisasi-organisasi serta yayasan-yayasan tersebut meletakkan annggaran dasar dan anggaran rumah tangga yg inti mengenyahkan pembeda antara Islam, Yahudi dan Nasrani serta melucuti generasi Muslim dari kepribadian Islam yg secara tegas menyatakan bahwa Islam menghapus agama-agama sebelum dan Al-Qurà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢an menghapus seluruh kitab-kitab suci sebelum serta menjadi standar benar tdk kitab-kitab tersebut. Semua itu dimentahkan dgn propaganda persatuan agama.

[6]. Asset organisasi orang-orang beriman sebesar 800.000 Dollar Amerika

[7]. Asset-asset dan income organisasi tersebut bila suatu saat bubar diserahkan kpd Palang Merah Internasional dan yayasan-yayasan di bawah naungan gereja internasional.

[8]. Diantara symbol-simbol yayasan dan organisasi tersebut ialah :

-Simbol kebaikan : Organisasi Palang Merah Internasional
-Simbol kemajuan : Darwin
-Simbol persamaan : Karl Marx
-Simbol perdamaian umat manusia dan persaudaraan agama : Paus Paulus II

[9]. Yayasan dan organisasi tersebut juga merancang bendera yg mencerminkan syiar-syiar mereka : Bendera Persatuan Bangsa-Bangsa, pelangi [2], angka tujuh à ¢Ã¢”š ¬Ã¢â‚¬Å“yg mrpk symbol kemenangan bagi mereka- dan juga mrpk nama kapal pertama yg menemukan benua Amerika yg membawa ajaran Nasrani ke benua tersebut.

[10]. Secara berturut-turut diselenggarakan pula berbagai muktamar-muktamar tentang penyatuan agama di New York, Portugal dan di tempat-tempat lainnya.

Diantara dampak negatif propaganda penyatuan agama ini ialah : Disamping para peserta pertemuan, muktamar yg diselenggarakan di negara-negara kafir dan para anggota organisasi dan yayasan serta pelaksanaan ibadah bersama itu ialah orang-orang yg mengaku muslim, baik sebagai delegasi maupun kemauan sendiri à ¢Ã¢”š ¬Ã¢â‚¬Å“urusan mereka ini terserah kpd Allah-, syiar-syiar propaganda ini juga semakin meluas di seantero dunia, di dengar oleh umat manusia di berbagai belahan dunia. Lebih parah lagi propaganda itu telah menyusup ke negari-negeri muslimin ! Mendpt tempat di hati sebagian oknum yg mengaku muslim. Dan memuntuk mereka hilang akal sehat, lalu ditulislah artikel-artikel yg mendukung propaganda tersebut, mucullah komentar-komentar yg menguatkannya, semakin maraklah seruan kpd dalam bentuk seminar-seminar internasional dan pertemuan-pertemuan resmi yg bersifat regional.

Diantara ialah Seminar Syarmusy Syaikh di Mesir pada bulan Syawal tahun 1416.Yang diikuti dan diarahkan oleh orang-orang berpengaruh dari kalangan kaum muslimin. Dengan dasar satu keyakinan, yaitu Ibrahimiyah. Anggota seminar terdiri dari kaum Muslimin, Yahudi, Nasrani dan Komunis.

Diantara juga seminar yg diselenggarakan pada tanggal 10/10/1416. Sebagian anggota seminar telah mengumumkan tentang penting diterbitkan sebuah kitab yg terangkum di dalam : Al-Qurà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢an, Taurat dan Injil. [3]

Diberbagai negeri diumumkan bahwa telah keluar satu undang-undang resmi boleh memberi nama anak-anak kaum Muslimin dgn nama-nama khusus bagi orang-orang Yahudi. Hasil salah seorang anak kaum Muslimin oleh aya diberi nama : Rabin !!! [4]

[Disalin dari kitab Al-Ibthalu Linazhariyyatil Khalthi Baina Diinil Islaami Wa Ghairihii Minal Adyan, edisi Indonesisa Propaganda Sesat Penyatuan Agama, Oleh Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid, Terbitan Darul Haq]
_________
Foote Note
[1] Silakan lihat kitab Laa Li Jaruudi wa Watsiqah Isybiliyah karangan Saà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ad Zhalam, dan kita Al-Islam wal Adyan karangan Muhammad Abdurrahman Iwadh.
[2] Dalam Pasal ke sembilan Kitab Kejadian disebutkan à ¢Ã¢”š ¬Ã¢â‚¬Å“semoga Allah memburukkan mereka betapa dusta perkataan mereka ini- bahwa Allah telah menjadikan pelangi itu sebagai simbol yg mengingatkan Allah agar tdk membinasakan penduduk bumi sebagaimana kebinasaan yg menimpa kaum Nuh, pelangi mrpk simbol perjanjian Allah dgn penduduk bumi, yaitu bahwa bilaman Allah melihat pelangi tersebut maka Allah akan ingat hingga tdk membinasakan penduduk bumi dgn badai topan. Semoga Allah membinasakan bangsa Yahudi, betapa dusta mereka terhadap Allah. Semoga laknat Allah tetap menimpa mereka hingga Hari Kiamat. Silakan lihat buku Qadzziful Haq karangan Al-Ghazali hal.24-25
[3] Telah disebarluaskan melalui berbagai media-media informasi diantara dicantumkan dalam surat kabar Ar-Raà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢yi edisi 9316 hal 1 tanggal 13/10/1416
[4] Berita ini disebarluaskan melalui berbagai media-media informasi diantara dicantumkan dalam surat kabar Ar-Raà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢yi edisi 9316 hal 1 tanggal 13/10/1416

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=759&bagian=0

Sumber Dampak Negatif Teori Penyatuan Agama Terhadap Islam Dan Kaum Muslimin : http://alsofwah.or.id