“Propaganda Penyatuan Agama Pada Hari Ini” ketegori Muslim.

Propaganda Penyatuan Agama Pada Hari Ini

Kategori Propaganda Sesat

Jumat, 21 Mei 2004 08:43:08 WIB

TINJAUAN HISTORIS TEORI PENYATUAN AGAMA DAN BEBERAPA KASUS YANG BERKAITAN DENGANNYA

Oleh Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid Bagian Keempat dari Enam Tulisan [4/6] [4] PROPAGANDA PENYATUAN AGAMA PADA HARI INI Pada kesempatan akhir kurun empat belas Hijriyah hingga pada hari ini dibawah selogan à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“membangun dunia baruà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, Yahudi dan Nasrani secara terang-terangan menyuarakan persatuan agama, yaitu antara mereka dgn kaum muslimin. Dalam istilah lain mereka mengatakan : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œPenyatuan antara pengikut nabi Musa, Isa dan Muhammad Shallallahu à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“alaihi wa sallamà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ . Dibawah slogan à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“seruan kpd penyatuan agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, pendekatan antara agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ dan à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“ persaudaraan antara agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Bahkan di Mesir telah dibuka sebuah markas dgn nama tersebut.[1] Lalu dgn nama à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ dan telah dibuka pula sebuah markas di Sinai Mesir dgn nama tersebut. [2] Muncul juga dgn nama à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persaudaraan Islam Nasranià ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, juga dgn nama à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Himpunan Islam Nasrani Anti Komunismeà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Lalu muncul pula ke tengah masyarakat dgn berbagai slogan, diantara : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“perhimpunan agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan tiga agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“agama ibrahimiyahà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan agama ilahià ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“kaum berimanà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢,à ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢persatuan kaum berimanà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan umat manusiaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“agama universalà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ , à ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢kebersamaan antar agamaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“pengikut millahà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢, à ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢persatuan agama-agama internasinalà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ dan lain-lain. [3] Kemudian muncul pula slogan lain yaitu : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“persatuan kitab-kitab samawià ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Slogan itu bermuara kpd pemikiran mencetak Al-Qurà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢an Al-Karim, Taurat dan Injil dalam satu jilid ! Kemudian propaganda ini juga menyentuh aspek ritual ibadah [4]. Terbukti dgn ajakan Paus Paulus II menegakkan shalat bersama yg diikuti wakil dari tiga agama, yaitu Islam dan Ahlu Kitab (Yahudi dan Nasrani) di tempat bernama Asis di Italia pada tanggal 27 Oktober 1986M. Kemudian peristiwa itu berulang kembali dgn nama à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Shalat Ruhul Qudus!à ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ [5] Sementara itu di Jepang, telah dilakukan shalat bersama di puncak gunung Kito. Yang sangat menyedihkan sekali didpti beberapa anggota organisasi-organisasi Islam yg terpandang termasuk diantara perserta shalat bersama itu ! Dan masih banyak cara-cara lain yg menjebak kaum muslimin ke dalamnya. Sehingga pandangan dan perhatian tertuju kpd serta banyak yg berpartisipasi untuk kegiatan mereka. Seperti hal istilah ; à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“perdamaian dunia, pelita ketenangan dan kebahagiaan umat manusia, persaudaraan, kebebasan, penyebaran kebaikan dan lain-lainnyaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Ketiga istilah tersebut mrpk sarana-sarana penunjang gerakan Fremasonry, yaitu : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Kebebasan, persaudaraan dan persamaanà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Atau dalam istilah lain mereka menyebut dgn : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Kedamaian, kasih sayg dan kemanusiaanà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢. Dengan mengedepankan propaganda à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Spiritualisme Modernà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ yg diwujudkan dgn menghadirkan para arwah, arwah muslim, arwah Yahudi, arwah Nasrani, arwah penganut Budha dan lain-lain. Itu tdk lain ialah propaganda zionisme Internasional yg jelas-jelas merusak. Ustadz Muhammad Husein rahimahullah telah menjelaskan bahaya tersebut dalam kitab berjudul : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Spiritualisme Modern Propaganda Sesat dan Merusak, Memanggil Arwah dan Hubungan Dengan Gerakan Zionisme Internasionalà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ [Disalin dari kitab Al-Ibthalu Linazhariyyatil Khalthi Baina Diinil Islaami Wa Ghairihii Minal Adyan, edisi Indonesisa Propaganda Sesat Penyatuan Agama, Oleh Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid, Terbitan Darul Haq] _________ Foote Note [1] Lihat kitab Muhammad Al-Baahi berjudul Al-Ikhaaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ An-Diini, Mujammaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ Al-Adyaan/Siyasah Ghaira Islamiyah hal.3, ia berkata : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œSebuah kelompok yg berupaya menyatukan kaum Muslimin dgn kaum Nasrani berpusat di markas organisasi pemuda Islam di Kairoà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ . [2] Masih dalam kitab terdahulu disebutkan : à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Organisasi bernama Mujammaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ Al-Adyan, didirikan di Wadi Raahah di Sinai. [3] Internasionalisasi ialah ajaran baru yg mengajak untuk membahas cara melepaskan diri dari belenggu agama-agama yg ada di dunia, pada hakikat usaha tersebut ialah untuk memupus Dienul Islam. Silakan lihat. Muà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢jam Al-Manahi Al-Lafzhiyyah hal. 370-371 [4] Disarikan dari Silsilah Taqarir Al-Maà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢lumat Departemen Agama Kuwait, nomor dokumen 61334. Markas Raja Faisal untuk penelitian dan pembahasan Islamiyah di Riyadh. [5] Tidak diberitakan secara jelas kpd kami menghadap kearah kiblat manakah Paus Paulus II ketika mengimami mereka shalat. Apakah dilakukan di baitur rahmah (masjid) ataukah di baitul adzab (gereja)? Baru pertama kali inilah kaum muslimin shalat diimami oleh orang non muslim !!! Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=741&bagian=0 Sumber Propaganda Penyatuan Agama Pada Hari Ini : http://alsofwah.or.id